Sabtu, 22 Mei 2010

Proposal Penelitian Tindakan Kelas

P R O P O S A L

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)

 

A.      JUDUL PENELITIAN

 Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas X 2 SMA Al Ikhlas Lubuklinggau Pelajaran Fisika Tentang Hambatan Rangkaian Seri Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Melalui Tugas Kelompok Tahun Pelajaran 2009/2010”.

 

B.      LATAR BELAKANG

Fisika adalah ilmu eksperimental, yaitu ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala alam yang berada dilingkungan serta lingkup ruang dan waktu. Fisikawan mengamati fenomena-fenomea alam dan berusaha menemukan pola dan prinsip yang menghubungkan fenomena-fenomena tersebtu. Pola ini disebut Teori Fisika. Ketika teori-teori tersebut sudah terbukti kebenarannya dan digunakan secara luas dalam kehidupan disebut Hukum Fisika atau Prinsip-prinsip Fisika. Ilmu fisika berkembang berdasarkan percobaan-percobaan para ahli serta pendukung ilmu fisika tersebut untuk menemukan fakta-fakta dan pengetahuan teoritis tentang materi kebenarannya yang dapat dijelaskan dengan logika matematik, tetapi ilmu fisika ini sebagian besar yang di bahas adalah konsep dan teori.

Oleh karena itu, pelajara fisika ini harus di pelajari dan di ajari kepada siswa mengingat begitu pentingnya pelajaran fisika ini di dalam kehidupan sehari-hari yang dapat di gunakan untuk memecahkan berbagai macam masalah yang siswa temukan di dalam kehidupannya, mulai dari hal yang sederhana sampai pada tingkat yang sulit. Salah satu contohnya adalah pemakaian listrik diperumahan yang di susun secara seri dan paralel, komputer, radio dan lain sebagainya.

Untuk memahami hal tersebut seperti hal yang bersangkutan dengan listrik dan sejenisnya, siswa dituntut untuk memahami konsep dan teori-teori fisika seperti listrik dinamis yang meliputi tentang hukum Ohm, hambatan rangkaian seri, dan hukum Kirchoff serta berbagai macam gambar-gambar rangkaian listrik. Melihat dari hal tersebut, pada siswa kelas X SMA AL-IKHLAS tahun pelajaran 2009/2010, masih banyak terdapat kendala-kendala dalam memahami materi dan konsep-konsepnya terutama pada pelajaran hambatan rangkain seri, hal itu di sebabkan oleh beberapa hal, diantaranya :

  1. Sebagian besar siswa masih kurang dalam memahami konsep hambatan listrik terutama hambatan rangkain seri.
  2. Sebagian besar siswa kurang paham dalam pengoperasian perhitungan.
  3. Kurangnya minat dan motivasi siswa dalam berlatih menyelesaikan persoalan tentang rangkaian hambatan seri baik disekolah maupun dirumah.

Dari beberapa hal yang menyebabkan kurangnya siswa dalam memahami konsep dan teori tentang hambatan seri tersebut, itu disebabkan karena pada umumnya metode yang digunakan oleh guru dalam proses belajar mengajar pada konsep hambatan seri tersebut adalah menggunakan metode ceramah dan pembelajaran klasikal. Tetapi, dalam kenyataannya  ternyata masih banyak sekali  para siswa dalam memahami konsep hambatan seri tersebut mengalami kesulitan-kesulitan, mulai dari hal yang paling sederhana sampai kepada hal yang paling sulit. Setelah dipahami dan diteliti, ternyata penjelasan konsep tersebut dengan menggunakan metode ceramah dan pembelajaran klasikal tidak terlalu efektif. Sebab para siswa tersebut banyak menggalami kesulitan dan merasa jenuh terhadapa penjelasan yang disampaikan oleh guru sehingga mengakibatkan banyak siswa yang melakukan aktivitas sendiri disaat guru menjelaskan pelajaran tersebut, seperti adanya siswa sibuk sendiri, siswa yang ngobrol dengan satu bangku, siswa yang ngantuk dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, melihat dari kondisi siswa yang begitu memprihatinkan serta tidak efektifnya dalam memahami konsep dan teori yang di jelaskan oleh guru pada waktu belajar tentang rangkaian hambatan seri ini, penulis mencoba memecahakan masalah tersebut dengan munggunakan metode Demonstrasi melalui tugas kelompok dengan munggunakan  media peraga sebagai alat yang digunakan untuk mengenalka kepada siswa bagaimana bentuk sebenarnya dan cara prinsip kerja pada rangkaian hambatan seri tersebut agar diharapkan siswa dapat memahami konsep dan teori tersebut dengan baik serta dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, baik dalam pelajaran listrik dinamis tentang hambatan rangkaian seri maupun pelajaran yang lainnya. Adapun media yang akan digunakan adalah memamfaatkan fasilitas yang telah tersedia di Laboratorium sekolah tersebtu, seperti kabel, resistor, batu beterai, dan volt meter. Dengan demikian,  melalui metode demonstrasi ini diharapakan agar dapat membantu peningkatan prestasi, motivasi, serta pemahaman siswa terhadap kosep dalam belajar.

 

C.      RUMUSAN MASALAH

Adapun rumusan masalah pada pokok bahasan ini, akan di bagi menjadi dua rumusan masalah, yaitu :

1.      Rumusan Umum

Apakah metode demonstrasi melalui tugas kelompok pada materi hambatan rangkaian seri dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMA AL IKHLAS kelas X tahun pelajaran 2009/2010?

2.      Rumusan Khusus

Bagaimanakah peningkatan hasil belajar siswa SMA AL IKHLAS kelas X 2 tahun pelajaran 2009/2010 dengan menggunakan metode demonstrasi melalui tugas kelompok pada materi hambatan rangkaian seri?

 

D.      TUJUAN PENELITIAN

Adapun tujuan penilitia  pada pokok bahasan ini, akan di bagi menjadi dua tujuan penelitian , yaitu :

1.      Tujuan Umum

Untuk meningkatkan hasil belajar SMA AL IKHLAS kelas X tahun pelajaran 2009/2010 dengan menggunakan metode demonstrasi melalui tugas kelompok pada materi hambatan rangkaian seri.

2.      Tujuan Khusus

Sejauhmanakah peningkatan hasil belajar siswa SMA AL IKHLAS kelas X 2 tahun pelajaran 2009/2010 dengan menggunakan metode demonstrasi melalui tugas kelompok pada materi hambatan rangkaian seri.

 

E.       MAMFAAT PENELITIAN

Adapun mamfaat penelitian pada proposal penelitian tindakan kelas ini, ada tiga macam mampaatnya, diantaranya :

1.      Mamfaat  bagi siswa

Mamfaat penlitian ini bagi siswa, di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Siswa dapat memahami konsep pelajaran dengan baik dan benar
  2. Siswa mengerti dan paham materi yang di jelaskan oleh guru
  3. Siswa memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar, baik disekolah maupun diluar sekolah.
  4. Penambah wawasan dan pengetahuan siswa.

2.      Mamfaat bagi guru

Mamfaat penlitian ini bagi guru, di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Sesbagai wahana evaluasi bagi guru itu sendiri
  2. Sebagai masukan pada guru agar mempertimbangkan motivasi siswa yang ingin belajar
  3. Untuk mengetahui, apakah metode yang di gunakan dalam mengajar sudah sesuai atau belum

3.      Mamfaat  bagi sekolah

Mamfaat penlitian ini bagi sekolah, di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Sumbangan pemikiran di dunia pendidikan
  2. Untuk mengetahui statistik peningkatan prestasi hasil belajar siswa
  3. Untuk mengetahui kualitas sekolah itu sendiri

 

 

 

 

F.       KAJIAN PUSTAKA

1.      Model Pembelajran Demonstrasi

Menurut W. J. S. poerwadarmita, Metode adalah cara yang telah teratur dan terpikir baik-baik untuk mencapai suatu maksud.

Menurut Muzzayin Arifin, pengertian Metode adalah cara, bukan langakah atau prosedur. (Muzzayin Arifin Filsafah Pendidikan Islam, … , h. 100-101 )

Sedangkan menurut Muhibbin Syah, dalam bukuya Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, bahwa Metode adalah cara (harfiah), dalam pemakaian umum diartikan sbagai cara. ( Muhabbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru,… , h. 208 )

Dari pengertian di atas dapat di simpulkan, bahwa metode adalah cara yang tepat digunakan untuk melakukan suatu hal atau tindakan, seperti Menyampaikan pelajarn kepada siswa.

Sedangkan menurut muhibbin Syah Metode Demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadia, aturan, dan urutan melakukan kegiatan baik secara langsung maupun melalui penggunakan media pembelajaran yang relavan dengan pokok bhahasan materi yang sedang disajikan. ( Muhabbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru,… , h. 208 )

Dalam kamus Inggris-Indonesia, Demonstrasi ialah mempertunjukan atau mempertontonkan.

Menurut Amiddin Rasyad, Metode Demonstrasi adalah cara pembelajarn dengan meragakan, menunjukan atau memperlihatkan sesuatu di hadapan murid dikelas atau di luar kelas. (Amiddin Rasyid, Pembelajaran Pendidikan Agama, 2002, h.8)

Dari uraian dan definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa Metode Demonstrasi adalah cara yang digunakan oleh seorang guru dalam  menyampaikan suatu materi kepada siswa dengan cara diperagakan atau diperaktekan secara langsung terhadap siswa (keterampilan memperagakan).

 

 

G.      METODOLOGI PENELITIAN

1.      Jenis Metodologi Penelitian

Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) adalah cara suatu kelompok atau seorang dalam mengorganisasikan suatu kondisi, sehingga mereka dapat mempelajari pengalaman mereka dan membuat pengalaman merka dapat di akses oleh orang lain.

2.      Tempat Penelitia

Adapun tempat pelaksanaan penelitian ini yaitu dilaksanakan di SMA AL IKHLAS Lubuklinggau, dengan jumlah siswa adalah 30 rang yang terdiri dari 20 orang siswa perempuan dan 10 oramg siswa laki-laki di kelas X 2 SMA Al Ikhlas.

3.      Waktu Penelitian

Adapun waktu penelitian ini, akan dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu dari bulan september sampai dengan bulan oktober pada tahun pelajarn 2009/2010.

 

H.      RANCANGAN PENELITIAN

Pada pokok pembahsan ini terdat beberapa macam faktor rancangan penelitian. Adapun faktor rancangan penelitia tersebut, yaitu:

1.      Faktor Siswa

Pada proses ini, akan diselidiki kondisi awal siswa sebelum memulai pelajaran hambatan rangkaian seri dengan cara tugas kelompok yang menggunakan metode demonstrasi di mulai. Setelah itu, kondisi siswa sedang belajar, dimana siswa memperhatikan guru dalam menjelaskan konsep dan teori hambatan rangkaian seri serta memperagakan alat-alat demonstrasi yang digunakan untuk mengenalkan secara nyata tentang hamatan rangkaian seri dan kondisi akhir yaitu  kondisi sesudah siswa belajar atau diakhir pelajaran, guna mengetahui sejauh mana keterlibatan dan partisipasi siswa dalam belajar.

2.      Faktor Guru

Pada faktor guru, kondisi yang akan diselidiki yaitu mengamati sejauh manakah keterlibatan kinerja seorang guru sebagai perencana, fasilitator serta pengawas dalam proses belajar mengajar berlangsung, mulai dari awal pelajaran hingga akhir pelajarn selesai.

 

I.         SUBJEK PENELITIAN

Adapun subjek penelitian pada pokok pembahasan ini adalah siswa kelas X 2 SMA Al Ikhlas Lubuklinggau.

 

J.        PROSEDUR PENELITIAN

1.        Perencanaan Penelitian

Untuk melakukan rencana pelaksanaan penelitian pada penelitian tindakan kelas, maka terlebih dahulu guru mengadakan persiapan untuk melaksanakan proses belajar mengajar, seperti menyiapkan silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan sebagainya serta memilih bahan pelajaran yang akan di ajarkan seperti hambatan rangkaian seri dan metode untuk mengajar. Dengan demikian, apabila persiapan dalam proses kegiatan belajar mengajar telak tersiapkan dengan baik, maka kegiatan penelitian dapat terlaksanakan dengan baik sesuai dengan tujuan dalam penelitian.

2.        Tindakan Penelitian

Tindakan penelitian merupakan tindakan yang menekankan kepada kegiatan (tindakan) dengan mengujicobakan suatu ide ke dalam praktek atau situasi nyata dalam skala mikro, yang diharapkan kegiatan tersebut mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Kegiatan ini juga, mengacu pada proses pembelajaran dimana guru dan siswa fokus terhadap kegiatan yang telah disusun sesuai dengan perencanaan penelitian. Sehingga, dalam proses ini, peneliti dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar sesuai dengan prosedur penelitian tersebut.

3.      Pengumpulan Data

Pengumpulan data merupakan suatu cara yang digunakan oleh peneliti untuk mengetahui hasil penelitian yang telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur penelitian tersebut. Pengumpulan data biasanya dengan cara menggunakan angket, tes soal, catatan lapangan, dan observasi. Selain cara yang telah disebutkan tekhnik pengumpulan data ini, masih ada cara lain yang dapat digunakan, seperti dengan cara wawancara, rekaman video, dan sebagainya.

 

K.      INSTRUMEN PENELITIAN

Instrumen Penelitian adalah segala peralatan yang digunakan untuk memperoleh, mengelola, dan menginteprasikan informasi dari para responden yang dilakukan dengan pola pengukuran yang sama. Instrumen penelitian di rancang untuk satu tujuan dan tidak bias digunakan pada penelitian yang lain. Kekhasan setiap objek penelitian menyebabkan seorang peneliti harus merancang sendiri instrument yang digunakan. Susunan instrument untuk setiap penelitian tidak selalu sama dengan penelitian lain. Hal ini mengingat  tujuan dan mekanisme kerja dalam setiap teknik penelitian juga berbeda-beda.

Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian untuk mendapatkan data dengan cara sebagai berikut :

1.      Tes

Tes adalah sederetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukur ketrampilan, pengukuran, inteligensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok. Adapun contoh tes yang akan di gunakan adalah tes soal tertulis.

2.      Observasi

Didalam artian penelitian observasi adalah mengadakan pengamatan secara langsung, abservasi dapat dilakukan dengan tes, kuesioner, ragam gambar, dan rekaman suara. Pedoman observasi berisi sebuah daftar jenis kegiatan yang mungkin timbul dan akan diamati.

3.      Angket atau kuesioner

Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atu hal-hal yang ia ketahui.

4.      Dokumentasi

Dokumentasi, dari asal kata dokumen, yang artinya barang-barang tertulis. Didalam melaksanakan metode dokumentasi, penelitian menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, notulen rapat, dan sebagainya.

5.      Catatan Lapangan

Catatan lapangan merupakan catatan yang diperoleh oleh pengamat/peneliti pada waktu mengadakan pengamatan/penelitian dilapangan. Catatn lapangan ini, biasanya diperoleh ketika peneliti mengadakan pengamatan/penelitian saat proses kegiatan belajar mengajar berlangsung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

 

Nama Sekolah            : SMA Al Ikhlas

Mata Pelajaran          : F I S I K A

Kelas/Semester          : X / II ( genap )

Alokasi Waktu           : 2 x 45 menit

Pertemuan Ke            : 2 ( dua )

 

Standar Kompetensi  :

Ø      Menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai masalah dan produk teknologi

Kompetensi dasar      :

Ø      Memformulasikan besaran-besaran listrik dalam rangkaian tertutup sederhana ( satu lop )

Indikator                     :

Ø      Memformulasikan besaran hambatan rangkaian seri

Tujuan pembelajaran :

Ø      Menjelaskan konsep rangkaian seri

Ø      Menunjukan pengaruh hambatan terhadap arus listrik dalam suatu rangkaian kepada siswa

Ø      Memperagakan tentang cara penggunaan dan perakitan pada hambatan rangkaian seri

Ø      Menghitung besarnya hambatan rangkaian seri pada ujung rangkaian

Materi ajar                 :

Ø      Hambatan rangkaian seri

Metode pembelajaran           :

Ø      Demonstrasi ( tugas kelompok )

Media pembelajaran  :

Ø      Papan tulis

Ø      Spidol/boadmarker

Ø      Penghapus

Ø      Seperangkat alat peraga hambatan rangkaian seri

Langkah-langkah pembelajaran       :

A.      kegiatan awal

Guru           :

Ø      Memberi salam, berdo’a dan mengabsensi siswa.

Ø      Memberi motivasi dan apersepsi kepada siswa terhadap pelajaran yang akan dibahas.

Guru memberikan gambaran- gambaran tentang mamfaat mempelajari hambatan seri dalam kehidupan manusia, bahwa sangat banyak sekali kebutuhan beserta teknologi yang memamfaatkan penerapan dari konsep hambatan rangkaian seri tersebut, dalam menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan manusia. Contoh penggunaan rangkaian listrik pada perumahan yang kebanyakan disusun dalam bentuk rangkaian seri.

Siswa         :

Ø      Menjawab salam, berdo’a dan hadir atau alpha

Ø      Memperhatikan dan mendengar penjelasan yang disampaikan oleh guru

 

B.      kegiatan Inti

Guru           :

Ø      Menjelaskan konsep hambatan rangkaian seri secara umum kepada siswa.

Hambatan rangkaian seri adalah hambatan ( resistor ) yang terdapat pada rangkaian yang disusun seri ( berbaris ) atau searah yang berfungsi untuk mengatur kuat arus yang mengalir pada suatu rangkaian.

                                                                 

                                                                     R1       R2           R3

                                                                           V

                                    Gambar hambatan rangkaian seri

Ø      Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana cara memperagakan hambatan rangkaian seri dengan alat yang telah di siapkan sesuai dengan konsep dan gambar pada hambatan rangkaian seri diatas.

Ø      Menjelaskan pengaruh hambatan listrik dalam suatu rangkaian tertutup kepada siswa berdasarkan hukum ohm.

Penjelasan dari gambar di atas, tampak pada rangkaian hambatan seri R1, R2, dan R3 yang disusun secar seri, jika di beri beda potensial V maka akan mengalir arus sebesar I. Jika hambatan total Rs, maka terpenuhi :

V = I . Rs

Di mana hambatn total Rs adalah ;

Rs = R1+ R2 + R3

Ø      Guru membagi kelompok kepada siswa sebanyak lima kelompok, di mana setiap kelompok terdiri dari enam orang siswa dan masing-masing kelompok mendapatkan tugas yang telah ditentukan oleh guru (membuat rangkaian hambatan seri dengan peralatan yang telah disediakan).

Ø      Guru memberikan waktu kepada siswa untuk berdiskusi dan merangkai rangkaian hambatan seri sesuai dengan yang dijelaskan oleh guru.

Ø      Guru mempersilakan kepada setiap kelompok siswa untuk mendiskusikan hasil tugas kelompok mereka secara berurutan/bergantian tentang hasil tugas kelompok masing-masing siswa yang siswa diskusikan sesuai dengan konsep hambatan rangkaian seri dan hukum ohm dan waktu yang telah ditentukan.

Siswa :

Ø      Meperhatikan penjelasan yang disampaikan oleh guru.

Ø      Guru mempersilahkan kepada siswa untuk bertanya, jika masih ada yang belum paham atau mengerti tentang cara perangkaian hambatan rangkaian seri.

Ø      Kelompok satu mempersentasikan hasil diskusi mdari kelompok mereka tentang hambatan rangkaian seri pada rangkaian tertutup dan pengaruhnya.

Ø      Kelompok 2, 3, 4, 5, dan 6 secara berurutan.

Guru           :

Ø      Memberikan tes soal ( Terlampir ).

 

 

C.      KEGIATAN AKHIR

Guru           :

Ø      Mengambil kesimpulan pelajaran secara bersama-sama antara guru dengan siswa.

Kesimpulan :

Bahwa didalam rangkai hambatan seri, besarnya arus yang mengalir pada setiap hambatan (R) adalah sama dan hambatan seri menghasilkan hambatan yang besar.

Ø      Memberi motivasi agar siswa leboh giat dalam belajar.

Ø      Menutup pelajaran dan berdo’a.

Siswa         :

Ø      Memperhatikan penjelasan dari guru.

Ø      Selesai dalam belajar dan berdo’a.

 

Sarana dan Sumber Bahan Ajar        :

Ø      KTSP 2006 FISIKA SMA dan MA Kelas X Semester 2

Ø      FISIKA SMA kelas X 1 B Yudhistira

 

Penilaian         :

Ø      Aspek penilaian            : Kognitif

Ø      Tekhnik penilaian          : Tes tertulis (Terlampir)

 

Jumlah Skor Siswa

Skor Maksimum

 
Penskoran      :

                        Nilai siswa        :                                    x 100

 

 

Mengetahui,

Dosen Pengampu

 

 

Dra. Nurhayati. M. Pd.

 

 

 

 

 

Lubuklinggau, 18 Mei 2010

Mahasiswa

 

 

Risman Hartanto

Soal Tes Tertulis

No

Soal

Kunci Jawaban

Skor

1

Tiga buah resistor, masing-masing bermuatan 150 Ω, 50 Ω, dan 200 Ω yang dirankai secara seri. Jika diberi teganggan sebesar 220 Volt, hitung :

a.   Besarnya hambatan?

b.   Besarnya arus yang mengalir?

Penyelesaian

Diketahui :

R1 = 150 Ω, R2 = 50 Ω,

R3 = 200 Ω, V = 220 Volt

Ditanya    :

a.   Rs ? dan b. I ?

Jawab       :

a. Rs = R1+ R2 + R3

    Rs = 150 + 50 + 200

    Rs = 400 Ω

b. I = V/R

    I = 220/400

    I = 0,55 A

35

2

Dari soal no 1, berapakah tegangganya jika diberikan arus sebesar 2 A, dan gambarkan rangkaiannya?

Penyelesaian

Diketahui :

Rs = 400 Ω, I = 2 A

Ditanya    :

a.   V ? dan

b.  Gambar rangkaian?

Jawab       :

a.   I = V/R, V = I. R

    V = 2 x 400

    V = 800 Volt

b. Gambar Rangkaian

 

 


             R1       R2         R3

 

 

                  V

35

3

Apa yang anda ketahui tentang hambatan rangkain seri ?

Hambatan Rangkaian Seri adalah Hambatan ( resistor ) yang terdapat pada rangkaian yang disusun seri ( berbaris ) atau searah yang berfungsi untuk mengatur kuat arus yang mengalir pada suatu rangkaian.

30

Jumlah Skor Total

100

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Muzzayin Arifin Filsafah Pendidikan Islam, … , h. 100-101.

Muhabbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru,… , h. 208.

Amiddin Rasyid, Pembelajaran Pendidikan Agama, 2002, h.8.

http://www.penalaran-unm.org/index.php/artikel-nalar/penelitian/158-penelitian tindakan.html.

http://blogkatte.blogspot.com/2009/12/menentukan-instrumen-penelitian.html.

Abdullah, Mikrajuddin. KTSP FISIKA SMA dan MA Kelas X Semester 2, tahun 2006.

Ruwanto, Bambang. FISIKA SMA kelas X 1 B Yudhistira, tahun 2006.

 

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar